![]() |
Wabup Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau lokasi kebakaran sekaligus memberikan bantuan untuk warga terdampak. (foto/ist) |
Ada pun pemilik rumah/ruko yang menjadi korban, milik Ketel Salbiah, Ertati, Elisabet Br Ketaren, Job Erman Ketaren, Khairul Anwar, dan Ongat Surabaya.
Informasi sementara yang diperoleh dari Ketua Tim Satgas Pemadam Kebakaran Pemkab Langkat, Dameka Singarimbun, bahwa berdasarkan keterangan saksi warga, musibah kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 00.30 WIB.
Awalnya, saksi melihat ada api di salah satu rumah warga dan langsung berteriak meminta tolong. Dalam sekejap, warga berkumpul dan melakukan gotong-royong mencoba memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya, sembari menunggu bantuan dari pihak pemadam kebakaran. Namun karena bangunan ruko dan rumah semi permanen terbuat bahan mudah terbakar, api sulit di padamkan.
Dalam sekejap, api membesar menjilat bangun rumah juga dijadikan tempat berdagang, akibatnya menghanguskan enam unit rumah tinggal serta rumah toko.
Untuk menguasai kobaran api, 4 mobil pemadam kebakaran dari Unit Pemadam Kecamatan Selesai, Damkar Kota Binjai dan dibantu Damkar perkebunan PT LNK Bukit Lawang, Damkar perkebunan PT Lonsum Turangi, dibantu pengusaha air minum isi ulang, Forkopimcam dan warga, berjibaku melakukan pemadaman api. Lebih kurang tiga jam baru api berhasil dipadamkan.
“Semua berjibaku berusaha membantu memadamkan api. Tapi karena material rumah dan ruko itu terbuat dari papan dan kayu, jadi api sangat cepat melahap 6 unit rumah/ruko milik warga,” ujar Dameka.
Penyebab kebakaran dan berasal api, Dameka mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki, diduga sumber api akibat aris pendek."Tapi asal api dari rumah siapa, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” terangnya.
Musibah kebakaran ini memakan korban luka bakar 3 orang dilarikan ke Puskesmas Bahorok, 2 orang dinyatakan meninggal dan 1 korban lainnya masih dirawat.
Korban meninggal dunia, Edi Liana (64) dan Isabela Katarina Ketaren (38), korban luka bakar bernama Khairul Anwar. Kedua korban meninggal adalah istri dan anak dari pemilik rumah bernama Job Erman Ketaren. “Saat ini korban sudah dibawa ke Puskesmas Bahorok untuk dilakukan tindakan pembersihan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Langkat Ansyari MKes, membenarkan musibah kebakaran itu.
“Informasi yang kita peroleh ada 2 korban yang meninggal juga membantu para korban dengan memberikan bantuan tenda beserta kasur dan keperluan lainnya,” ujar Ansyari.
Atas musibah ini, Pemkab Langkat melalui Dinas Sosial dan BPBD menyalurkan bantuan kebutuhan sandang pangan yang diserahkan langsung Wakil Bupati Langkat Tiorita br Surbakti.[tan]